Langsung ke konten utama
Non-Destruktif

Jasa Rebar Scanner

Deteksi posisi, kedalaman, dan diameter tulangan beton secara presisi tanpa merusak

Apa Itu Jasa Rebar Scanner (Scan Tulangan Beton)?

Teknologi scanning elektromagnetik untuk mendeteksi dan memetakan posisi tulangan (rebar), kabel post-tension, dan objek logam lainnya di dalam beton.

Rebar scanner — juga dikenal sebagai ferroscan, profometer, atau cover meter — bekerja dengan memancarkan gelombang elektromagnetik ke dalam beton. Ketika gelombang mengenai objek logam (tulangan baja), sinyal dipantulkan kembali dan diproses oleh alat untuk menentukan posisi, kedalaman, dan estimasi diameter tulangan secara real-time. Teknologi rebar locator ini sangat penting untuk memastikan keselamatan sebelum melakukan pekerjaan pengeboran atau pemotongan beton.

Layanan scan tulangan beton ini banyak digunakan oleh kontraktor, konsultan struktur, dan pemilik bangunan yang membutuhkan pemetaan tulangan sebelum melakukan core drill, renovasi, atau audit struktur. Dengan mengetahui posisi tulangan secara akurat, risiko kerusakan struktur akibat pemotongan tulangan yang tidak disengaja dapat dihindari sepenuhnya.

Consilium menggunakan peralatan rebar scanner terkalibrasi dari brand terkemuka seperti Proceq (Profometer) dan Hilti (Ferroscan) untuk memastikan hasil deteksi tulangan beton yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan secara teknis. Setiap pengujian dilengkapi dengan laporan komprehensif yang mencakup peta tulangan, kedalaman selimut beton (concrete cover), serta estimasi diameter rebar.

Berbeda dengan GPR scanning yang menggunakan gelombang radar, rebar scanner menggunakan prinsip induksi elektromagnetik sehingga lebih optimal untuk deteksi tulangan baja pada kedalaman dangkal hingga menengah dengan akurasi yang sangat tinggi. Untuk proyek yang memerlukan deteksi objek non-logam atau kedalaman lebih besar, kedua metode dapat dikombinasikan.

BS 1881-204 ASTM C1383 ACI 228.2R

Keunggulan Jasa Rebar Scanner Kami

  • Non-destruktif — tidak perlu membongkar beton
  • Hasil real-time langsung terlihat di lapangan
  • Akurasi tinggi untuk posisi dan kedalaman tulangan
  • Efisien untuk area yang luas
  • Aman — tidak menggunakan radiasi (berbeda dengan radiography)

Kapan Jasa Scan Tulangan Beton Dibutuhkan?

Memetakan posisi dan kedalaman tulangan beton
Mengukur diameter tulangan tanpa membongkar
Menentukan concrete cover (selimut beton)
Menghindari tulangan saat core drill atau coring
Verifikasi as-built drawing struktur beton
Evaluasi korosi tulangan dalam beton
Scan tulangan sebelum core drill & coring beton
Deteksi tulangan untuk pekerjaan MEP (mekanikal, elektrikal, plumbing)
Pemetaan tulangan sebelum renovasi & retrofitting struktur

Prosedur Scanning Tulangan Beton

1

Survey Awal & Marking

Menentukan area yang akan di-scan dan membuat grid referensi pada permukaan beton untuk pemetaan yang akurat.

2

Kalibrasi Scanner

Melakukan kalibrasi peralatan rebar scanner sesuai parameter proyek (jenis beton, perkiraan kedalaman tulangan).

3

Scanning

Melakukan scanning pada area yang telah ditentukan menggunakan rebar scanner. Alat akan mendeteksi tulangan secara real-time dan menampilkan posisi serta kedalamannya.

4

Pengolahan Data

Mengolah data scanning untuk menghasilkan peta tulangan 2D/3D, termasuk posisi, kedalaman, estimasi diameter, dan jarak antar tulangan.

5

Pelaporan

Menyusun laporan lengkap berisi peta tulangan, analisis concrete cover, perbandingan dengan desain, dan rekomendasi teknis.

Kemampuan Deteksi Rebar Scanner

ParameterSpesifikasi
Kedalaman deteksiHingga 300mm (tergantung alat & kondisi)
Akurasi posisi± 3mm
Akurasi kedalaman± 1-2mm
Estimasi diameterØ6 - Ø40mm

Peralatan Rebar Scanner yang Digunakan

Consilium Profoscope RC-91
Rebar Detection

Consilium Profoscope RC-91

Rebar scanner portabel dengan tampilan real-time untuk mendeteksi posisi, kedalaman, dan estimasi diameter tulangan beton.

Depth Range Up to 300mm
Position Accuracy ± 3mm
Depth Accuracy ± 1-2mm
Rebar Size Ø6 - Ø40mm

Biaya Jasa Rebar Scanner

Harga jasa rebar scanner bervariasi untuk setiap proyek karena dipengaruhi oleh beberapa faktor teknis dan operasional. Kami tidak menerapkan harga tetap, melainkan memberikan penawaran khusus yang disesuaikan dengan kebutuhan spesifik proyek Anda.

Faktor yang Mempengaruhi Biaya Scan Tulangan

Luas area scanning — total meter persegi permukaan beton yang perlu dipindai
Jumlah titik uji — banyaknya lokasi atau elemen struktur yang akan di-scan
Lokasi proyek — mobilisasi ke Jakarta, Surabaya, Bandung, atau kota lainnya
Aksesibilitas — kondisi lapangan, kebutuhan scaffolding, atau area terbatas
Jenis laporan — laporan standar vs laporan detail dengan peta tulangan 2D/3D
Urgensi — jadwal normal atau kebutuhan mobilisasi cepat

Untuk mendapatkan estimasi biaya jasa rebar scanner yang akurat, silakan hubungi tim kami dengan menyertakan informasi luas area, lokasi proyek, dan jadwal yang diinginkan. Kami akan merespons dengan penawaran harga dalam 1×24 jam kerja.

Area Layanan Jasa Rebar Scanner

Consilium melayani jasa rebar scanner dan scan tulangan beton di berbagai kota besar di Indonesia. Tim kami siap bermobilisasi ke lokasi proyek Anda.

Jakarta

Pusat, Utara, Selatan, Barat, Timur

Bogor

Kota & Kabupaten

Depok

Kota Depok & sekitarnya

Tangerang

Kota, Kabupaten & Tangsel

Bekasi

Kota & Kabupaten

Bandung

Kota & Kabupaten

Surabaya

& Jawa Timur

Semarang

& Jawa Tengah

Yogyakarta

DIY & sekitarnya

Medan

& Sumatera Utara

Makassar

& Sulawesi Selatan

Bali

Denpasar & sekitarnya

Lokasi proyek Anda tidak tercantum di atas? Hubungi kami — kami melayani proyek di seluruh Indonesia.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa itu rebar scanner dan bagaimana cara kerjanya?
Rebar scanner (juga dikenal sebagai ferroscan, profometer, atau cover meter) adalah alat non-destruktif yang menggunakan prinsip induksi elektromagnetik untuk mendeteksi posisi, kedalaman, dan estimasi diameter tulangan baja di dalam beton tanpa perlu merusak struktur.
Berapa harga jasa rebar scanner?
Biaya jasa rebar scanner bervariasi tergantung luas area scanning, jumlah titik uji, lokasi proyek, jenis laporan, dan aksesibilitas. Hubungi kami untuk mendapatkan penawaran harga yang disesuaikan dengan kebutuhan proyek Anda. Kami merespons dalam 1×24 jam kerja.
Apa perbedaan rebar scanner dengan GPR scanning?
Rebar scanner menggunakan induksi elektromagnetik dan optimal untuk mendeteksi tulangan baja pada kedalaman dangkal hingga menengah dengan akurasi sangat tinggi. GPR scanning menggunakan gelombang radar dan mampu mendeteksi objek logam maupun non-logam (kabel, pipa PVC, void) pada kedalaman lebih besar. Keduanya dapat dikombinasikan untuk hasil paling komprehensif.
Berapa kedalaman maksimal deteksi rebar scanner?
Kedalaman deteksi tergantung pada tipe alat yang digunakan. Umumnya rebar scanner mampu mendeteksi tulangan hingga kedalaman 60–100 mm untuk mode standar, dan hingga 160–200 mm untuk mode deep scan pada peralatan tertentu.
Apakah rebar scanner bisa mendeteksi diameter tulangan?
Ya, rebar scanner modern seperti Profometer dan Ferroscan mampu memberikan estimasi diameter tulangan. Namun akurasi estimasi diameter akan lebih tinggi apabila kedalaman selimut beton (concrete cover) sudah diketahui atau dikalibrasi terlebih dahulu.
Berapa lama proses scanning tulangan beton?
Durasi scanning tergantung pada luas area dan jumlah elemen yang perlu dipindai. Untuk area kecil (1–5 titik), proses bisa selesai dalam beberapa jam. Untuk proyek besar dengan banyak elemen struktur, bisa membutuhkan 1–3 hari kerja. Hasil scanning tersedia secara real-time di lapangan.
Apakah jasa rebar scanner tersedia di kota saya?
Consilium melayani jasa rebar scanner di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek), Bandung, Surabaya, Semarang, Yogyakarta, Medan, Makassar, Bali, dan kota-kota besar lainnya di seluruh Indonesia. Hubungi kami untuk konfirmasi ketersediaan di lokasi proyek Anda.
Apa itu ferroscan dan profometer?
Ferroscan (dari Hilti) dan Profometer (dari Proceq/Screening Eagle) adalah nama brand alat rebar scanner yang paling banyak digunakan di industri konstruksi. Keduanya memiliki fungsi yang sama yaitu mendeteksi tulangan dalam beton, namun dengan fitur dan spesifikasi teknis yang berbeda.
Kapan sebaiknya scan tulangan dilakukan?
Scan tulangan sebaiknya dilakukan sebelum pekerjaan core drill, pengeboran, pemotongan beton, pemasangan anchor, pekerjaan MEP (mekanikal, elektrikal, plumbing), renovasi struktur, atau audit kondisi bangunan. Scanning sebelum pekerjaan invasif mencegah kerusakan tulangan yang dapat membahayakan integritas struktur.

Masih punya pertanyaan?

Hubungi Kami

Butuh Jasa Rebar Scanner? Hubungi Kami

Jangan ambil risiko memotong tulangan saat core drill atau pengeboran beton. Hubungi kami untuk pemetaan tulangan yang akurat sebelum Anda mulai mengebor. Layanan ferroscan dan profometer tersedia di Jakarta, Surabaya, Bandung, dan seluruh Indonesia.

Penawaran harga dalam 1×24 jam kerja
Konsultasi awal gratis
Mobilisasi ke seluruh Indonesia

Request Penawaran Harga Rebar Scanner

Kami akan merespons dalam 1×24 jam kerja.